Label

Kamis, 11 Oktober 2012

Indra Perasa dan Peraba

Indra Perasa dan Peraba

Anda dapat merasakan dingin saat musim penghujan dan merasa panas saat musim kemarau. Anda juga merasa sakit saat dicubit oleh teman Anda. Mengapa?

Anda dapat merasakan hal tersebut karena Anda memiliki suatu indra perasa yang terdapat pada kulit atau sering disebut indra perasa. Indra perasa menanggapi rangsang berupa panas, dingin, tekanan, sentuhan, dan rasa nyeri. Reseptor di kulit yang menerima kelima rangsang tersebut disebut turgo reseptor. Anda telah mengetahui contoh dari rasa dingin, panas, dan nyeri. Coba sebutkan contoh apa yang dapat membedakan sentuhan dan tekanan.

Turgo reseptor dalam kulit ada bermacam-macam, yaitu sebagai berikut.

a. Korpuskula paccini, merupakan saraf perasa tekanan kuat.
b. Ujung saraf sekeliling rambut, merupakan saraf peraba.
c. Korpuskula ruffini, merupakan saraf perasa panas.
d. Ujung saraf crausse, merupakan saraf perasa dingin.
e. Korpuskula meissner, merupakan saraf perasa nyeri.
f. Ujung saraf tanpa selaput, merupakan saraf perasa nyeri.
g. Lempeng merkel, merupakan saraf perasa sentuhan dan tekanan ringan.



Reseptor-reseptor ini terdapat di dermis kulit. Perhatikan Gambar 9.18 untuk mengetahui letak dermis kulit. Lapisan kulit terdiri atas epidermis dan dermis.

a. Epidermis, terdiri atas bagian-bagian berikut.

1) Lapisan kulit ari, merupakan lapisan yang selalu mengelupas dan berganti dengan sel yang baru.
2) Lapisan Malpighi, merupakan lapisan kulit yang tersusun atas sel-sel yang disebut melanoblas. Melanoblas mengandung zat warna atau pigmen yang disebut melanin. Melanin menjadikan kulit mempunyai warna. Selain itu, melanin juga berfungsi melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat merusak lapisan kulit. Pada epidermis terdapat reseptor untuk rasa sakit dan tekanan lemah. Reseptor untuk tekanan disebut mekanoreseptor.

b. Dermis, terdiri atas bagian-bagian berikut.

1) Ujung-ujung saraf peraba
2) Pembuluh darah    
3) Otot penegak bulu/rambut 
4) Folikel rambut    
5) Papila 
6) Kelenjar lemak
7) Kelenjarkeringat 
8) Kelenjar minyak 


Klik disini untuk kembali ke Artikel induk "sistem indra"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar